Fragmen

Hadir

Tidak kah kau rasakan kehadiranku, di sini, di belakangmu, dalam wujud tak kasat mata?

Curhat Penembak

Mari mendekat,

diam di tempat,

nikmati sisa hidupmu yang tinggal sesaat.

Sebelum kau nikmati harum darahmu saat kulit tersayat.

Sebelum kau dengar lantang teriakmu saat peluru menancap.

Sebelum kau rasa merdu erangmu saat darah memuncrat.

Sebelum kau berbisik desah saat nyawa meregang hendak melayang.

Refleksi

Aku melihatmu pada pantulan kaca. Kau di sana, masih mengenakan pakaian yang sama seperti terakhir aku melihatmu. Celana pendek hitam dan kaos putih berlumur darah. mulutmu terbuka, mungkin mengucap nama pembunuh itu. Sayang aku tak bisa mendengarmu. Sebab kau telah menjadi hantu.

Iklan

Mari berlompatan. Dari puncak ketinggian. Dan lihat apa yang terjadi dengan tubuh anda kemudian. Agak berdarah? Sedikit retak? Atau luluh lantak?

Bunyi Paling Merdu di Tengah Malam

Dor!

Malam Jumat

Tajamkan penciuman. Sebab kehadiran mereka tak lagi ditandai dengan wangi melati dan bunga kopi, melainkan aroma hangus daging terbakar atau bau bubuk mesiu.

Rayu

Tunggu apalagi? Ayo, ulurkan tanganmu, ikutlah dengaku. Menjadi hantu.

Hujan

Seorang teman bertanya, mengapa kau terobsesi membaui hujan?

Kau menjawab, sebab aku merindukan wangi itu, antara amis, aroma garam, dan karat, seperti saat dulu hujan turun membasah dan membasuh ayah, ibu, juga ratusan mayat lainnya yang dibantai oleh penguasa.

Istri yang Baik

Setelah memergoki suaminya berselingkuh dengan seorang perempuan muda. Si istri langsung berbelanja. Pada malam hari, keduanya makan bersama seolah tak terjadi apa-apa. Sang istri menyajikan masakan paling enak yang pernah dibuatnya. Si suami lantas makan dengan lahap, menyangka inilah bentuk rujuk, tak sadar santapannya dibubuhi arsenik.

Bully

Sehari setelah rekaman ponsel aksi penggencetan beredar, ketiga siswi senior pelaku pengeroyokan ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Mulut ketiganya dirobek selebar wajah dan pada masing-masing tenggorokan ditemukan tak kurang seratus jarum yang dijejalkan secara paksa. Setelah dilakukan penyelidikan, tersangkanya tak lain merupakan adik kelas korban pengeroyokan.

Ketika di introgasi, siswi junior mengaku membunuh dengan alasan, “Saya biarkan mereka menghina saya, tapi tidak pada ibu, walaupun dia hanya penjahit pakaian keliling.”

Tiga

Ibu itu tak pernah bisa menghitung angka lebih dari tiga. Saat putri kecilnya yang masih duduk di sekolah dasar menjadi korban perkosaan dan memberi tahu tentang pelaku. Malamnya ia mendatangi kontrakan seberang, menemui pria muda yang disegani warga sekitar karena perangai kasarnya. Tanpa basa-basi ia menghunuskan pisau pada tubuh si pria yang tengah tertidur mabuk sambil menghitung setiap kali pisau menusuk,

satu..

dua..

tiga…

dalam dua puluh satu kali pengulangan.

Bual

Tahukah anda mengapa Si Kerudung Merah berkerudung merah? Dulu kerudung itu berwarna putih bersih, namun ternoda oleh cipratan darah srigala yang dicacah oleh gadis kecil berwajah lugu itu, ia lalu mencelupnya seluruhnya dengan darah sehingga menjadi merah. Jika tak percaya perhatikan saja warna dan baunya.

Tapi terserah anda mau percaya versi yang mana.

Sstt..

Dengarlah bisik desah para arwah diantara udara malam yang berat dan basah. “Kami tak melupakan, kami tak memaafkan.”

Petang

Setiap petang, perempuan yang kini beranjak tua itu selalu melihat suaminya berdiri diluar pagar, tetap terlihat muda dan gagah, sama seperti saat pergi. Ia bertelanjang dada, memperlihatkan tato berukirkan nama keduanya didada sebelah kanan, juga lubang bekas peluru yang seolah mempersilahan cahaya senja menembus dan melewati dada kiri yang bolong melongpong.

Bayi

Sejak nenek tua, si dukun beranak, yang disangka telah melakukan banyak melakukan praktek aborsi itu ditangkap polisi, di rumahnya selalu terdengar tangis bayi.

Tentu saja, sebab kini tak ada lagi yang memberi mereka makan kemenyan dan kembang setaman.

Kamar Mandi

Jika menjelang dini hari anda sering mendengar suara tawa perempuan dan celoteh bayi di kamar mandi, janganlah takut, itu pasti dia, seorang siswi sekolah menengah yang hamil diluar nikah, namun kemudian bunuh diri dengan menyayat pergelangannya sendiri dalam bak mandi saat mengetahui kekasihnya lari entah kemana sebab tak mau menanggung keberadaan si jabang bayi.

Harap

Semoga pagi ini hujan berwarna merah. Sebab tadi malam, ayah, suami, kakak, adik, dan anak lelaki kami diculik. Darah mereka telah tertumpah. Kemudian jasadnya ditinggalkan, dibiarkan, teronggok begitu saja seperti sampah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s