Andrej Pejic

Menurut bahasa, Androgini berasal dari bahasa Yunani yakni “andros” berarti laki-laki dan “gyné“   berarti perempuan. Sementara dalam sosiologi, Androgini adalah istilah dalam identitas gender dimana seseorang tidak termasuk dengan jelas ke dalam peran maskulin dan feminin yang ada di masyarakat.

Dalam dunia seni rupa, androgini hadir dalam sosok fenomenal, Monalisa, karya Leonardo DaVinci. Banyak pihak meyakini Monalisa yang legendaris itu bukanlah karakter perempuan sejati melainkan karakter androginis dengan nama yang merupakan anagram dari dewa dewi Mesir, AMON dan ISIS – yang pictogram kunonya pernah di sebut L’ISA.

AMON + L’ISA = MONALISA

Sementara di industri musik, sosok semacam David Bowie, Prince, Adam Lambert, Marilyn Manson atau vokalis band Roxette, Marie Fredriksson , hadir dengan konsep yang sering disamakan dengan karakter androgini. Dan di ranah fashion, hadir model yang hadir dan mencuat berkat kemampuannya sukses menampilkan karakter androgini. Namanya Andrej Pejic.

Pejic yang lahir 28 Agustus 1991 di Tuzla dari ayah yang keturunan Bosnia – Krowasia dan ibu yang berdarah Bosnia – Serbia ini menjadi sosok unik dalam industri mode dunia karena ia, yang seorang pria, bisa menghadirkan sosok tampan dan cantik dalam waktu bersamaan.

Pindah dari negara asalnya yang penuh konflik ke Australia, Pejic melejit sebagai model yang bisa memperagakan pakaian-pakaian dari dua gender, laki-laki dan perempuan, dengan sama baiknya.

Di tahun 2011, pada acara Paris Fashion Show, Pejic memperagakan koleksi Jean- Paul Gaultier untuk perempuan dan laki-laki. Begitu pula dalam acara StyleNite pada bulan juli di tahun yang sama, Pejic kembali memperagakan koleksi untuk lelaki dan perempuan sekaligus, kali ini untuk merk Michalsky.

Selain untuk Catwalk, ke-androgini-an Pejic juga hadir dalam berbagai sampul majalah Fashion antara lain: Out, Fall Fashion, Dossier,   Carbon Copy,  Photo, L’Officiel, Joven y Fabuloso, S, Schon, Fashion dll. Bahkan majalah pria dewasa, FHM, pada tahun 2011 menjadikan Pejic sebagai salah satu perempuan terseksi ke 98 dari 100 model perempuan versi majalah tersebut, namun hal ini menimbulkan kontroversi sehingga FHM membatalkannya dan meminta maaf pada berbagai pihak yang keberatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s