Healty Veggie

Healty Veggie

Bagi anda yang masih memegang teguh tradisi re-resolusi-an di setiap awal tahun baru, dan berencana mengubah, atau paling tidak mencoba, merubah pola makan anda menjadi vegetarian, ada beberapa hal yang sebaiknya anda tahu, ini dia sedikiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit informasinya:

Istilah Vegetarian bukanlah sesuatu yang asing di jaman sekarang, banyak orang mulai beralih dari pola makan konvensional ke pola makan yang satu ini.

Secara bahasa Vegetarian berasal dari bahasa latin, Vegetus, yang dapat diartikan sebagai sehat, segar, hidup, (bukannya serapan bahasa Inggris, Vegetable+arian). Istilahnya sendiri tercetus tahun 1847 di Inggris oleh Joseph Brotherton dan kolega, di Northwood Villa, Kent, Inggris. Saat itu adalah pertemuan pengukuhan dari  Vegetarian Society, Inggris.

Sebelum tahun 1847, mereka yang tidak makan daging secara umum dikenal sebagai ‘Pythagorean‘ atau mengikuti ‘Sistem Pythagorean’, sesuai dengan Pythagoras ‘vegetarian’ dari Yunani kuno.

Definisi asli dari ‘vegetarian’ adalah dengan atau tanpa telur dan hasil ternak perah, dan definisi ini masih digunakan oleh Vegetarian Society hingga sekarang. Bagaimanapun juga, kebanyakan nabatiwan di India tidak memasukkan telur ke dalam diet mereka, seperti juga mereka dari tanah Mediterania klasik, sebagai contoh Pythagoras.

Kini, alasan orang-orang bervegetarian tidak lagi karena alasan agama atau kepercayaan, tapi lebih pada kesehatan. Dengan hanya mengonsumsi sayur-sayuran, risiko kita terkena penyakit berbahaya sangatlah kecil. Ada juga yang bervegetarian karena ingin tampil lebih cantik, ingin memiliki kulit yang halus dan bersih. Tidak hanya itu saja, bervegetarian juga dapat mengurangi pemanasan global yang ada di muka bumi ini. Industri peternakan menjadi salah satu penyebab pemanasan global di bumi dan juga menyumbang polusi yang cukup banyak, khususnya polusi udara. Selain pemanasan global dan polusi yang dihasilkan dalam industri, polusi juga dihasilkan dari proses pembuatan makanan bagi hewan.

Pada perkembanganannya vegetarian terbagi atas beberapa jenis antara lain:

Vegan

Tidak mengkonsumsi semua daging binatang baik itu daging merah, daging unggas atau daging ikan. Vegan juga tidak mengkonsumsi produk olahan dari binatang sepeti telur, susu, atau keju.

Lacto Vegetarian

Tidak mengkonsumsi semua jenis daging (daging merah, daging unggas atau daging ikan) dan telur,tetapi tetap mengkonsumsi susu.

Ovo Vegetarian

Tidak mengkonsumsi semua jenis daging, tetapi masih mengkonsumsi telur.

Lacto Ovo Vegetarian

Tidak mengkonsumsi semua jenis daging tetapi diperbolehkan mengkonsumsi telur atau susu.

Pesca Vegetarian

Tidak mengkonsumsi daging merah atau daging unggas tetapi diperbolehkan tetap mengkonsumsi telur, susu dan daging ikan.

Flexitarian

Merupakan tingkatan yang banyak memberikan kelonggaran karena jenis ini masih boleh mengkonsumsi daging dan produk olahannya sekali-kali.

Frutarian

Hanya makan buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan yang kaya vitamin E dan berguna untuk kecantikan kulit dan membuat awet muda.

Raw Foodist

Hanya mengkonsumsi makanan mentah, karena proses memasak dianggap dapat merusak hal alami yang ada.

(berbagai sumber)

Nah, sekian dulu perkenalan tentang pola hidup vegetarian. Pembahasan selanjutnya akan dibahas di posting yang akan datang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s