Marsinah

Marsinah

Di tanggal ini, tepat empat puluh empat tahun silam, lahir seorang bayi perempuan, Marsinah namanya. Umurnya tak panjang memang, dia meninggal sebelum genap berusia dua puluh empat tahun, jenazahnya ditemukan di gubuk petani dekat hutan Wilangan, Nganjuk tanggal 9 Mei 1993 yang kemudian disepakati sebagai tanggal kematiannya. Marsinah yang tidak lagi bernyawa ditemukan tergeletak sekujur tubuhnya penuh luka memar bekas pukulan benda keras. Kedua pergelangannya lecet-lecet, mungkin karena diseret dalam keadaan terikat. Tulang panggulnya hancur karena pukulan benda keras berkali-kali. Di sela-sela pahanya ada bercak-bercak darah, diduga karena penganiayaan dengan benda tumpul, (beberapa pihak bahkan menyebutkan vaginanya luka parah dan rahimnya dirusak). Pada bagian yang sama menempel kain putih yang berlumuran darah. Mayatnya ditemukan dalam keadaan lemas. Kejadian tragis ini kemudian tersebar, diberitakan kemana-mana, menjerat berbagai pihak, militer dicurigai berada dibalik semuanya. Namun saat itu militer berada di sebuah rezim yang menganakemaskan mereka. Kasus kematian Marsinah lantas jadi dagelan tentang bagaimana penegakan hukum di negara ini ditegakan. Segalanya dibuat simpang siur, berbagai kesaksian yang dipaparkan setelah kejadian ini tidak jelas kebenarannya. Pihak-pihak yang lantas disebut paling bertanggungjawab sama sekali tak tersentuh. Kasus Marsinah pun tetap ada karena misteri yang menyelimutinya. Pemerintahan berganti dengan empat presiden berbeda, sedikit harapan terbersit saat mereka naik tahta, namun entah kenapa kasus ini tidak pernah terungkap atau menemukan titik terang. Walau masalah hukumnya tidak terselesaikan dan dinyatakan kadaluawarsa, nama Marsinah terus dikenang dari waktu ke waktu. Marsinah pun menjelma dari korban menjadi pahlawan menjadi simbol menjadi inspirasi menjadi mitos perlawanan bagi pihak yang selama ini sering termarjinalkan; buruh dan perempuan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s