Disease From The Spit

Meludah

Ada satu kebiasaan orang, bukan hanya di Indonesia, yang belakangan ini bagi saya agak menjengkelkan. Apa itu? Meludah sembarangan. Yup, entah bagaimana, sepertinya makin banyak saja orang yang melakukannya, baik itu di jalan saat berkendara, berjalan kaki, dalam kendaraan umum, beberapa orang bahkan acapkali melakukannya dari jendela bangunan (baik ruang umum seperti sekolah atau tempat kerja, juga dari jendela rumah).

Kenapa menjengkelkan? Karena bagi saya masalahnya bukan lagi pada kesan orang tersebut termasuk kategori jorok atau tidak beretika, melainkan di jaman sekarang, dengan kondisi lingkungan luar yang makin terpolusi, percikan liur atau dahak yang dibuang sembarang berpotensi menyebarkan berbagai penyakit yang, bahkan, bisa berbahaya bagi kehidupan. Meski pun penularan penyakit berikut sangat dipengaruhi oleh kondisi masing-masing individu, namun tak ada salahnya kita sama-sama menjaga. Berikut adalah beberapa penyakit yang menular melaui air liur dan/atau dahak:

1. ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas), di Indonesia hal ini umumnya menimpa di daerah yang terkena bencana seperti gunung meletus atau banjir dimana orang-orang mengungsi di tempat yang sanitasi dan ventilasinya tidak sehat. Ketua IDI Bandar Lampung dr Boy Zaghlul Zaini menguraikan, penyakit ISPA yang semula hanya sakit tenggorokan apabila sudah parah bisa berlanjut ke penyakit paru atau TBC. ISPA dapat ditularkan melalui air ludah, darah, bersin. Udara pernafasan yang mengandung kuman yang terhirup oleh orang sehat kesaluran pernafasannya. Oleh karena itu bagi orang yang sudah terkena ISPA, diimbau untuk tidak membuang dahaknya di sembarang tempat, tapi di kamar mandi, di lubang WC , dan disiram hingga bersih guna mencegah penyakitnya menulari orang-orang sekitar.

2. Enterovirus 71 alias EV71. Ciri-ciri orang yang terkena virus yang menular melalui kontak langsung dengan lendir, air liur atau kotoran orang yang terinfeksi ini antara lain: demam, kulit melepuh, bisul-bisul di mulut, dan bintil-bintil merah pada kulit. Pada kasus yang gawat EV71 bisa menimbulkan kerusakan otak, jantung dan paru-paru. Meski gejala klinisnya mirip dengan penyakit kuku dan mulut, namun Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung Depkes, Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan penyakit ini berbeda dengan penyakit kuku dan mulut yang terjadi pada hewan. Balita paling rentan terkena virus ini karena sistem kekebalan tubuh mereka yang masih lemah. Meski kasus ini pernah terjadi di Malaysia, Yoga Aditama, mengaku lupa apakah disana penyakit ini berakibat kematian atau tidak.

3. Meningitis Meningokokus. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Neisseria Meningitdis ini ditularkan melalui udara lewat percikan air liur, batuk atau bersin dari penderita atau carrier . Penyakit ini bisa menimbulkan cacat dan kematian.

4. Tubercolosis alias TBC. Penyakit yang disebabkan Microbacterium Tubercolosa ini menyerang siapa saja, umumnya diusia produktif antara 15-35 tahun, salah satu penularannya melalui air liur atau dahak yang dibuang sembarang oleh penderita, dan virus Microbacterium Tubercolosa-nya menyebar melalui udara. Apabila sudah terjadi infeksi oleh penghirup maka dengan mudahnya akan menyebar melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening. Terjadinya infeksi TBC dapat mempengaruhi organ tubuh lainnya seperti otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening, dan, biasanya, paling sering terserang adalah paru-paru.

Bukan tidak mungkin virus penyakit “ringan-ringan menyebalkan” semacam flu, batuk, atau yellow fever yang semula hanya menular saat seseorang melakukan kontak fisik seperti berciuman, juga bisa bertahan dalam liur atau dahak yang dibuang sembarang, mengingat perubahan alam sekarang menungkinkan adanya mutasi pada virus yang telah menyesuaikan -dan kebal- terhadap lingkungan luar.  Jadi mulai sekarang pikir-pikir lagi sebelum meludah disembarang tempat (terlebih kalau anda penyakitan), atau kalau pun belum bisa merubah kebiasaan tersebut, sediakan selalu cairan disinfektan dimana pun anda berada. (CS/berbagai sumber)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s