Gossip

wpid-Gossip-2.jpg

Ada seseorang yang bergosip dengan rekannya tentang orang yang tidak dia kenal benar. Malamnya dia bermimpi dikejar gulungan ombak besar sewarna darah, sementara langit diatasnya mengguratkan warna-warni lebam serupa luka yang menganga. Seketika itu dia langsung terserang perasaan bersalah yang mencekam. Keesokan harinya, dengan wajah ketakutan, dia mengadu pada seseorang yang di-tua-kan tentang apa yang dia lakukan, juga mimpi yang dialaminya.

“Apakah mengosip itu dosa?” Tanya dia pada orang tua, “Apakah itu gambaran dari kelak yang akan aku terima setelah aku tiada? Apakah itu neraka? Katakanlah orang tua, apakah yang telah kulakukan sebuah kesalahan besar?”

“Untuk masalah dosa atau neraka aku tidak tahu sebab bukan urusanku.” Jawab orang tua, “Tapi untuk sisanya aku jawab YA!…Ya, sebab kau telah memberi kesaksian palsu serta berbuat semena-mena terhadap reputasi orang tersebut, dan kau harusnya merasa malu.”

“Tapi bukankah itu sesuatu yang kecil, tak ada efek apa-apa baginya.” Sanggah dia.

Orang tua tersenyum lantas berkata, “Jika kau benar-benar ingin tahu, pulanglah sekarang, bawa sebuah bantal ke atap rumahmu, robek dengan pisau dan kembali kemari.”

Meski bingung dia akhirnya pulang dan menuruti apa yang diperintahkah, dia mengambil bantal dari ranjangnya, sebuah pisau tajam mengkilat dari laci dapur, naik lewat tangga ke atap rumah dan merobek bantal itu, lalu dia kembali lagi menemui orang tua.

“Apakah bantal itu sudah kau robek dengan pisau?” Tanya orang tua.

“Ya”

“Dan apa hasilnya?”

“Kapuk..?” jawab dia, tak yakin dengan jawaban sendiri.

“Kapuk.” Ulang orang tua.”

“Ya, kapuk dimana-mana.”

“Sekarang aku ingin kau kembali dan kau kumpulkan semua kapuk yang diterbangkan angin itu.”

“Tapi,” ucap dia penuh keterkejutan, “itu tidak bisa dilakukan, aku tidak tahu kemana kapuk-kapuk itu terbang, angin menyebarkannya kemana-mana, entah kemana.”

“Kau tahu,” jawab orang tua, “seperti itulah GOSIP!!!”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s