Cinta Terlarang

wpid-Ren-Tobing-Cinta-Terlarang.jpg

Menunggu Nina menjadi penutup segmen L dalam posting challenge minggu kemarin, ditambah dua berita duka wafatnya Nelson Mandela dan Paul Walker. Segmen G saya mulai dengan satu lagu dari Ren Tobing yang menjadi soundtrack film Arisan! Sebenarnya lagu ini multitafsir, bisa tentang perselingkuhan, atau hubungan yang tak direstui, tapi karena film Arisan! sedikit banyak mengangkat gay issue jadi, yaaaa bisa dipas-pas-in dengan issu tersebut lah heheheheh…… Lagu lain yang juga ‘nyerempet’, dengan judul sama, datang dari duo The Virgin. Tapi saya lebih memilih lagu ini karena aransemennya unik dan jarang dipakai oleh musisi pop tanah air. Tak perlu berpanjang-panjang, ini dia liriknya, silakan dipersepsikan oleh masing-masing, dan kalau penasaran bagaimana lagunya, googling saja…. 😀

Cinta bisa datang kapan saja,
Biasanya dia hadir tiba-tiba,
Lalu semua berubah, hati ini menjadi resah.

Aku bukan manusia sempurna, namun kumasih miliki mimpi.
Kutahu kau juga tak sempurna, namun berdua kita saling mengisi.

Kutahu cinta ini terlarang
Walau rasa ini tak sanggup kupungkiri,
Kuharap kau mau mengerti
Apa jadinya dunia, kalau mereka tahu tentang kita.

Cinta bisa datang kapan saja, biasanya dia hadir tiba-tiba,
Lalu semua berubah, hati ini menjadi resah.

Kutahu cinta ini terlarang
Walau rasa ini tak sanggup kupungkiri,
Kuharap kau mau mengerti
Apa jadinya dunia, kalau mereka tahu tentang kita.

Ku tahu bahwa ini cinta terlarang.

=========================

Lagu ini kembali hadir di Arisan! 2, dalam versi akustik, dibawakan oleh Rio Dewanto.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s