Earth Hour 2014

image

Satu hal yang penting dari gerakan Earth Hour, selain pengingat agar kita tidak lupa, adalah merupakan sesuatu yang simbolis saja dari hal-hal berkelanjutan dari apa yang telah kita lakukan selama setahun ini dalam usaha mengurangi pemakaian energi untuk hal yang tidak terlampau penting, seperti mematikan lampu di ruangan yang tidak terpakai, mematikan televisi atau komputer saat tidak ditonton atau digunakan, penggunaan lampu hemat energi, dan lain sebagainya dan lain sebagainya. Manusia makin banyak, lahan makin padat, penggunaan energi yang dibutuhkan otomoatis lebih banyak pula. Jika kita menggunakannya seenak perut, bagaimana kehidupan generasi kita nanti?

Keterangan dan ilustrasi lain bisa dilihat di posting Earth Hour 2011, 2012, 2013, dan pengaruh Hari Raya Nyepi terhadap Lingkungan.

Iklan

2 pemikiran pada “Earth Hour 2014

  1. mengenai energi, ini adalah topik masa depan, komoditas yang akan menggerakkan perekonomoian dunia nanti, artinya bukan lagi tentang minyak bumi yang hanya sebagian kecil dari bentuk sumber energi. konversi mata uang ke gigawatt, siapa punya cadangan energi paling banyak punya kekuatan ekonomi untuk menghisap yang lebih lemah dengan cadangan energi yang sedikit.
    mengenai penghematan adalah hal yang tidak masuk akal menurut saya, pertimbangannya adalah, pertama, bentuk energi yang dimiliki saat ini adalah energi kecil, sementara energi yang besar disimpan, atau lebih tepatnya ditimbun. jadi kalaupun energi sekarang ini dihanbur-hamburkan, tidak masalah, masih banyak bentuk energi lainnya, manusia adalah mahkluk yang luarbiasa ketika hidup dalam tekanan, ketika sumber energi habis (katakanlah begitu) dia akan menemukan sumber lain daripada berhemat yang nantinya menurunkan standar kualitas hidup bahagia mereka, bukankah energi ditemukan untuk menambah kebahagiaan di dunia ini?. kedua, peradaban memiliki teknologi yang terus berkembang dan haus energi, penghamburan energi adalah sebuah keniscayaan, apakah kita akan mematikan hape ketika tidak digunakan? lampu rumah, peralatan elektronik, memakan energi yang sedikit, tapi untuk menggerakan teknologi, industri membuang energi jauh lebih besar ditambah lagi dengan polusi yang harus di netralisir dengan energi juga. ketiga, energi tidak dapat habis, hanya berubah-rubah bentuk. kelima, bumi ini telah berputar selama 4.5 miliar tahun, manusia baru hidup sekira 1-2 juta tahun yang lalu, sudah banyak yang sudah dirusak dan akan terus dirusak tapi itu belum apa-apa, bumi kita masih kuat. ia tidak akan mudah ditaklukkan oleh manusia yg baru seumur jagung.
    kesimpulannya adalah, earthhour adalah sebuah usaha untuk meningkatkan omzet penjualan lilin, karena toh ketika gegap gempita earthhour ditabuh, berbondong-bondong orang melakukan selebrasi atau perayaan atau apalah bentuknya itu, kemudian membakar lilin sebagai simbol kepedulian terhadap hemat energi yang juga sebetulnya menghabiskan energi yang kemudian dibenarkan dengan argumen bahwa membakar lilin menghabiskan energi jauh lebih sedikit tapi akan menjadi argumen yang membuat tidak menyenangkan ketika diterapkan aturan bahwa setiap rumah harus menggunakan lilin sebagai sumber penerangan karena itu mencederai usaha untuk meraih kebahagiaan dunia yang sempurna.
    jika mau hemat energi, stop berteknologi, kembali ke 1 juta tahun yang lalu.

    1. Setiap individu punya cara masing-masing mengungkapkan rasa peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Bahagia tidak bahagia tidak bisa diukur dan ditakar oleh individu lain, sama saja seperti para vegan yang bahagia dengan ke-vegan-an-nya dan orang yang memakan sayur dan daging juga bahagia dengan pola makannya selama ini. Tapi terimakasih atas opini yang memberikan perspektif lain sehingga cara pandang, khususnya saya, tidak separsial sebelumnya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s