Review: White Musk Body Mist dari The Body Shop

image

Lebih dari sepekan lalu sahabat saya, Fatma, mengirim salah satu produk The Body Shop, White Musk Body Mist, untuk meminta opini tentang keharuman dan lainya. Hmm, agak aneh sebetulnya mengingat saya bukan termasuk orang yang paham wewangian – pakai saja jarang hehehehe, apalagi produk ini diperuntukan bagi perempuan. Tapi, karena bendanya sudah di tangan dan tujuan Fatma minta pendapat dari oposite sex, serta tak keberatan jika review saya tidak begitu positif, jadi saya tak punya beban untuk membagus-baguskan, atau menyuka-nyuka(i) produk ini jika dalam kenyataan ternyata sebaliknya. Well, demi menjaga objektifitas, saya sengaja tidak mencari tahu bagaimana produk ini, juga tidak membaca pendapat para ahli atau pemakai. Setelah beberapa hari mengaplikasikan pada diri sendiri, pagi siang sore malam, berikut adalah opini saya:

Dikemas dalam botol mudah genggam berbahan kaca, White Musk Body Mist TBS menghadirkan tampilan gradasi bening menuju ungu muda, mengesankan produk ini bercitra simple, elegan, mature dan mapan – apalagi saat saya coba lihat di gerai resmi mereka yang bertata cahaya menarik, makin elok lah tampilan si White Musk. Lantas wanginya?

Saat menilik nama yang tertera, saya bayangkan kata MUSK dalam produk ini akan sama atau, paling tidak, mendekati musk pada produk lain yang identik dengan tenang, segar, sedikit pendiam tapi cerdas, agak aquatic dengan dominasi (dalam benak saya) biru sejuk nan cerah serupa pemandangan pantai menjelang siang. Namun begitu saya semprotkan, aroma pertama yang tercium adalah alkohol. Tak terlampau menyengat, sangat khas bau sabun, segar sesaat, lalu menguap. Kemudian, setelahnya, aroma musk dan floral, lebih banyak lavender, agak berat, cenderung mendekati perpaduan talek dan mat lavendel salah satu merk obat nyamuk. Powdery, terkesan sintetis, dan memang terasa begitu ungu muda seperti warna kemasannya.

Bagaimana dengan MUSK-nya? Entah. Makin dicium, wangi utama, sekaligus judul produk ini, lebih mirip para perempuan dari masa lampau. Old fashion. Barangkali mereka yang dibidik The Body Shop agar senantiasa mengingat nostalgia, atau TBS sengaja mempertahankan iconic signature-nya untuk generasi lebih muda tanpa mengubah citarasa menjadi lebih kekinian. Sekali lagi, entah.

Sama entahnya untuk kapan waktu paling pas mengaplikasikan si body mist. Pagi agak bikin pusing. Siang, tak terlalu menyenangkan. Malam, tak terlampau kuat. Oh, ya, satu lagi, aroma dari White Musk ini juga tak tahan lama. Sekitar sepuluh sampai dua puluh menit saja (bagi saya), which is sesuatu yang baik (lagi-lagi bagi saya) karena kalau sampai bertahan lama bisa puyeng ini kepala hehehehehehe…..

Saya menaruh respect yang besar pada The Body Shop dan berbagai produknya yang berbahan utama alami dan diambil dari para petani lokal di berbagai negara untuk peningkatan kesejahteraan, tidak memakai pengawet buatan atau detergen, serta tidak melakukan uji coba terhadap hewan, namun review untuk White Musk Body Mist ini, nilai dari saya adalah: kurang suka*.

Secara keseluruhan dari apa yang tertangkap mata dan hidung saya simpulkan, White Musk Body Mist: simple, over mature, tidak segar, dan kurang elegan. No unisex at all.

Sekian.

* Kurang suka bukan berarti tidak bagus ya, karena suka bersifat subjektif. Apalagi, sebelum posting, saya mengunjungi website TBS, thebodyshop.co.id. White Musk ini berlabel super brand yang artinya menjadi top selling dan disukai banyak pemakai. Ditambah segementasinya perempuan, jadi agak beda selera dan penciumannya.
** Terimakasih untuk Fatma atas kirimannya.
*** White Musk Body Mist dijual di website dan semua gerai resmi TBS, IDR : 179.000 (sebelum diskon)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s