Enema Kopi

Sejak tak sengaja baca kultwit lama Erikar Lebang di situs miliknya, lebih dari enam bulan silam, saya secara bertahap mulai menteraturkan enema kopi.

Sebetulnya istilah enema bukan hal asing bagi saya. Beberapa tahun silam, seorang teman bercerita ia sedang dalam proses detox dengan metode ini, namun saat itu ia melakukannya di sebuah klinik yang menyediakan terapi hydrocolon. Bukannya tak mau coba, tapi saat itu harga sekali datang bisa setengan bulan gaji dan ia pun harus datang rutin dalam rentang waktu tertentu. Lagian agak gimana gitu bagian belakang kita di njus orang lain, meski pun pakai selang kecil tapi tetap saja aduuuuuuuuuuuhhhhhhhh. Continue reading “Enema Kopi”

Iklan

Oscar 2016, The Nominee’s

image

Lama tak jumpa bukan berarti lupa. Sejak sok sibuk saya sesungguhnya rindu posting, tapi apa mau dikata tubuh dan pikiran terlampau capek hingga tak ada kuasa untuk mengumpulkan dan mengolah bahan *lebay 😄

Tapi untuk bahasan rutin yang satu ini saya usahakan. Teramat usahakan. Apalagi kalau bukan ajang Oscar. Well, meski banyak kritik perihal nominator yang satu masuk, tapi yang namanya Academy Awards tetaplah menjadi magnet bagi para penikmat film. Berikut daftarnya:

image

image Continue reading “Oscar 2016, The Nominee’s”

KELUHAN TERBUKA : KUOTA FLASH LOOP HILANG MENDADAK

Sebenarnya saya paling tidak suka meributkan hal-hal yang kurang penting. Namun kali ini hal yang tidak penting ini sudah dirasa merugikan saya sebagai konsumen. Hal yang berkaitan dengan Produk LOOP dari TELKOMSEL.
image

Saya termasuk yang menggunakan produk ini sejak pertama hadir. Selain aksesnya cepat, juga masih terjangkau kocek. Pun akses bonusnya yang lebih panjang ketimbang produk lain yang menawarkan layanan serupa. Saya senang, menyetiai produk ini, lalu terjadilah hal berikut:

1. Tanggal 3 Februari 2015 saya mengisi kuota 12,2 GB dan sukses. Saat di cek terbaca hal-hal standar, bahwa saya punya sebelas koma sekian gigabyte kuota malam, 600 mb dan 600 mb.

image

2. Tanggal 4 Februari 2015 Saya menggunakan tanpa ada masalah. Terakhir saya cek sisa kuota FLASH saya sekitar 400-an MB, dan 600 MB.
Continue reading “KELUHAN TERBUKA : KUOTA FLASH LOOP HILANG MENDADAK”

(Don’t) Drink Your Milk!

image

Saya yakin sebagian dari anda pernah, atau sering, belanja di swalayan. Namun saya kurang yakin kalau anda, seperti halnya saya, memperhatikan berapa banyak varian dari satu produk yang dipajangkan dalam lorong-lorong pasar swalayan. Apakah itu?
Susu.

Anda masih ingat empat sehat lima sempurna? Pola makan yang menyebut susu sebagai penyempurna empat jenis makanan dan dikampanyekan selama puluhan tahun. Meski telah lama ditinggalkan, namun masih banyak orang yang masih mengacu pada pola makan ini serta mengantungkan hanya pada susu sapi dan produk olahannya. Hal ini yang kemudian membuat berbagai produk susu laris manis di negara kita. Seperti yang saya sebut di atas, varian susu hadir untuk berbagai segmentasi, mulai dari susu bayi hingga untuk manula. Sebagian bahkan rela membayar mahal beberapa produk susu sapi yang mayoritas impor dari luar negeri.  Dua pertanyaan lantas mencuat, benarkah tubuh kita memerlukan asupan susu sapi? Di usia berapa?
Continue reading “(Don’t) Drink Your Milk!”

Antara Aku, Kau, dan Hujan

UNTUK DIPERHATIKAN: Ini adalah cerita pendek karya Muhammad Anhar yang dimuat dalam buku antologi cerpen miliknya dengan judul yang sama. Tertarik dengan cerita dan buku terbitannya? Silakan cek dibagian akhir cerita.

image

Gerimis masih menggaris di etalase toko.Sama sepertiku yang kini menggarisi rindu. Ya, rindu padamu, perempuan pecinta hujan.

Dulu, kerapkali kudengar senandungmu tentang hujan dan seperti biasa aku pun larut di dalamnya. Sungguh, suaramu dan hujan adalah paduan suara yang indah, teramat indah. Sesuatu yang indah diingatan, setidaknya hingga hari ini.

“Maaf,” Sepotong katamu saat itu terangsur. Aku tahu, dari gurat wajah yang mengeras, dari jari manismu yang kini telah terlingkar cincin sakral. Aku tahu, telah tertutup sudah asa untuk memilikimu.

Ah! Segalanya seperti mimpi. Andai engkau sudi berkisah tentang lelaki pilihan keluargamu itu, tentu aku berlega hati dan bisa menerima kata maafmu, setidaknya saat ini.

Kau, perempuan berparas manis datang sore ini ketika gerimis bertandang. Tepat ketika aku pulang dari kantor dan berteduh di emperan toko. Berdiri bersama tubuh-tubuh yang terjebak garis-garis hujan. Di sini, aku menunggu bus atau becak yang akan mengantar ke tempat reparasi sepeda motorku. Continue reading “Antara Aku, Kau, dan Hujan”

Best Desperate Act

wpid-Best-Desperate-Act-Tim-Robbins-Marcia-Gay-Harden.jpg

Seperti disebut dalam posting sebelumnya, saya bukan seorang moviegoers sejati, jadi untuk mengumpulkan karakter putus asa, tertekan, atau sedih yang terlampau untuk postingan sekarang saja saya harus bersusah payah mengingat kembali siapa di film apa yang memuat konflik pribadi semacam ini. Setelah mengingat-ngingat, ubek-ubek koleksi, mengunduh ulang (karena sebagian besar adalah film lama), kemudian menonton dan memperbandingan beberapa kandidat satu sama lain, akhirnya terpilihlah dua belas judul film yang menurut saya para pemainnya memainkan peran ini dengan sangat cemerlang, tanpa berdasarkan urutan abjad atau tingkat kebagusan mereka dalam berakting, random saja hehehehehe…. Continue reading “Best Desperate Act”

The Conjuring

wpid-The-Conjuring-Minimalist-Movie-Poster.jpg

Film terakhir yang dibahas adalah, tentu saja, The Conjuring yang, dan masih, booming sejak dirilis beberapa waktu kebelakang (19 Juli 2013 – IMDB). Menceritakan tentang sepak terjang pasangan demologist, Edward Warren Miney dan Lorraine Rita Warren (Patrick Wilson & Vera Farmiga) dalam ‘memburu’ hantu-hantu pengganggu, film besutan sutradara James Wan (SAW & Insidious) ini akan membawa penonton pada tayangan horror bernuansa supranatural yang membuat deg-degan dan, sedikit banyak, memaksa anda melirik tempat-tempat gelap disekitar untuk memastikan tak ada ‘sesuatu’ disana. Continue reading “The Conjuring”